Penyebab & Solusi Mainboard Laptop Rusak

Penyebab mainboard laptop rusak tritop.co.id

Mainboard pada laptop yang berfungsi sebagai induk dari berbagai komponen yang ada di laptop. Lantas bagaimana jika mainboard laptop kamu rusak, apa saja penyebabnya? Simak sampai habis artikel ini.

Hardware satu ini kita kenal sebagai pusat bertemunya komponen lain seperti processor, RAM, VGA Card, LAN Card, Harddisk maupun SSD. 

Mainboard yang mengalami kerusakan bisa menyebabkan komponen lain ikut terganggu. Jika masalah yang terjadi pada mainboard sangat parah, bisa-bisa laptop kamu mati tidak bisa digunakan sama sekali.

Ciri-ciri mainboard bermasalah biasanya muncul bunyi beep saat booting dan bahkan bisa terjadi gagal booting pada laptop kamu.

Selain itu, biasanya juga berdampak pada layar, dimana layar mengalami freeze atau bahkan sering muncul bluescreen atau blackscreen.

Jika sudah demikian, kamu diharuskan untuk menyervis mainboard laptop kamu agar masalah tidak merembet ke komponen lainnya.

Jadi penting sekali untuk kita selaku pengguna laptop dalam menjaga dan merawat agar komponen laptop kita ada yang bermasalah.

Penyebab yang Membuat Mainboard Laptop Rusak

1. Panas Berlebihan (Overheat)

Penyebab pertama yang sering menjadi timbulnya masalah pada komponen laptop adalah overheat. Yaitu dimana kondisi laptop mengalami suhu panas yang berlebih.

Masalah ini biasanya timbul dari pengguna yang tidak memperdulikan sirkulasi udara laptop terjaga dengan baik. Selain suhu ruangan yang begitu panas, penggunaan laptop diatas kasur maupun benda lain yang tidak datar biasanya penyebab dari timbulnya overheating.

Baca Juga :  8 Tanda LCD Laptop Rusak

Overclocking diatas ambang maksimal biasanya juga bisa mempengaruhi suhu laptop menjadi mudah panas. Karena kegiatan overclocking sendiri memaksa komponen untuk bekerja lebih ekstra guna mendapatkan kinerja yang cepat.

2. Kondisi Mainboard yang Telah Usang

Semua komponen laptop yang telah usang tentu akan mengalami penurunan kinerja. Tak terkecuali pada mainboard.

Kita ketahui, mainboard laptop memiliki berbagai komponen kecil yang memiliki fungsi masing-masing. 

Komponen yang saya maksud seperti baterai CMO, yang berfungsi sebagai penyimpan konfigurasi biasanya akan mengalami penurunan kinerja setelah lima sampai enam tahun.

Begitu pula dengan kapasitor yang menempel pada mainboard yang bisa saja akan mengalami gagal fungsi seiring berjalannya waktu. 

3. Arus Listrik yang Tidak Stabil

Arus listrik yang tidak stabil tentu akan mempengaruhi kinerja mainboard, arus listrik yang naik turun bisa mengakibatkan mainboard tidak bekerja secara optimal. 

Sedangkan arus yang sangat tinggi dan besar bisa membuat mainboard mengalami kerusakan dan bisa menyebabkan beberapa komponen terbakar.

Disatu sisi, selain arus yang tidak stabil, listrik statis yang diterima motherboard juga bisa menggagalkan fungsi dari komponen itu sendiri. Jangan pernah sekali-kali mencabut kabel yang terhubung pada mainboard dalam keadaan computer atau laptop sedang menyala.

Biasakan menggunakan sarung tangan anti statis saat melakukan perawatan pada mainboard, karena ditubuh kita mungkin membawa debit statis yang bisa merusak komponen mainboard.

4. Pemasangan Komponen yang Tidak Pas

Penyebab terjadinya kerusakan pada mainboard laptop selanjutnya yaitu adanya pemasangan komponen yang tidak pas. 

Pastikan saat memasang kabel-kabel yang ada pada mainboard benar tercolok pada soketnya masing-masing, jangan sampai kelalaian kamu saat merakit justru merusak mainboard karena kesalahan memasang kabel yang bukan pada soketnya.

Baca Juga :  Rekomendasi Tempat Jual Laptop Bekas Rusak LCD

Selain kabel, perhatikan juga saat memasang hardware lain seperti RAM, SSD, dan VGA Card, pastikan kamu memasangnya dengan pas. Pemasangan yang kurang pas bisa menyebabkan patah pada bagian komponen itu maupun mengalami kerusakan pada soket yang menempel pada mainboard.

5. IC yang Terbakar

Penyebab yang satu ini seringkali terjadi karena adanya konsleting didalam laptop. Konslet bisa terjadi karena mainboard terkena percikan air.

Akibatnya ada IC yang akan terbakar dan menimbulkan bau gosong. Jika sudah tercium bau yang terbakar, segera matikan computer maupun laptop kamu. 

Selain itu, IC yang terbakar juga bisa karena suhu didalam laptop yang memanas hebat sehingga beberapa bagian ada yang meleleh.

6. Mainboard Kotor

Mainboard yang jarang dibersihkan akan sangat kotor dan bisa menimbulkan masalah. Kotoran yang berasal dari debu pasti akan menumpuk dengan seiring berjalannya waktu.

Efek dari tumpukan debu yang nantinya akan menjebak panas tidak terbuang keluar. Selain itu, debu juga bisa menghambat fan kipas bekerja sehingga overheating tidak bisa dihindarkan.

7. Kesalahan User (Human Error)

Kesalahan user atau Human Error bisa meliputi dari segala kecerobohan yang dilakukan oleh manusia selaku pengguna dari laptop.

Kesalahan itu bisa berbagai macam misalnya, ketika bongkar pasang mainboard laptop, terjadi kesalahan saat pemasangan komponen baik itu salah masang yang bukan soketnya maupun pemasangan yang kurang pas. 

Menumpahkan minuman dan terkena laptop maupun menjatuhkan laptop akan sangat berakibat fatal. Jadi berhati-hatilah ketika sedang bekerja didepan laptop. Jauhkan segala bentuk air disamping laptop.

Solusi Mengatasi Mainboard Laptop yang Rusak

Bagi orang awam tentu tidak akan ambil pusing ketika mengalami kerusakan pada laptop kesayangannya. Langkah yang diambil biasanya akan membawa laptop ke tempat service.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Speaker Laptop Mati

Memang itu langkah bijak supaya laptop bisa diatasi oleh ahlinya, terlebih juga untuk menghindari kerusakan menjadi parah karena ketidak tahuan mereka tentang komponen-komponen yang ada pada laptop.

Namun, berikut yang bisa kamu coba sebelum memutuskan untuk membawa laptop ke tempat sevice.

  1. Cek apakah mainboard mendapatkan daya listrik. Tanpa alat pengukur voltage, cukup periksa apakah fan kipas berputar. 
  2. Periksa kondisi RAM, VGA, dan komponen lainnya. Biasanya gejala kerusakan mainboard black screen bisa disebabkan adanya kerusakan pada RAM maupun komponen lainnya seperti VGA.
  3. Cek konfigurasi dari BIOS laptop kamu.
  4. Periksa kapasitor, apakah ada kapasitor yang sudah membengkak atau tidak. 
  5. Coba bongkar dan pasang kembali komponen yang terhubung ke mainboard, lalu coba hidupkan kembali laptop anda. Jika masalah tetap muncul, kemungkinan kerusakan pada mainboard sudah sangat jelas.
  6. Cek apakah ada yang kongslet atau tidak. Kongslet biasanya ditandai dengan adanya bau gosong dan part yang gosong atau meleleh.
  7. Cek baterai CMOS.

Mungkin itu yang bisa kamu coba untuk mengecek apakah masalah yang timbul benar-benar karena kerusakan pada mainboard laptop atau computer kamu.

Admin sendiri sih lebih menyarankan untuk dibawa ke tukang service, karena selain meminimalisir kerusakan yang lebih parah karena kesalahan bongkar, juga bisa lebih hemat waktu.

Kesimpulannya, gunakan perangkat laptop kamu dengan bijak, rawat kebersihannya dan jangan lupa jauhkan minuman dari sekitar laptop kamu. Itu saja yang bisa kami sampaikan mengenai penyebab yang sering menyebabkan mainboard laptop rusak.

Apabila laptop mati dan mau dijual bisa langsung hubungi kami di 085333222881/085333000861 atau kunjungi situs kami di tritop.co.id / laptopmati.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *